Tentang kamu. Kamu yang memanjangkan rambut keriting kamu hingga sebahu, dan kamu tidak pernah berhenti untuk mengeluh kepada aku bila kamu merasa rambut kamu bau rokok, dan aku seperti biasa akan selalu meyakinkan bahwa rambut kamu tetap wangi.
Tentang Kamu. Kamu yang selalu mengikat rambutmu dengan ikat rambut berwarna orange atau pink yang menjadi warna kesukaanmu, dan kamu bilang itu adalah ikat rambut kamu satu-satunya, karena kamu selalu menghilangkan ikat rambut kamu yang lainnya.
Tentang Kamu. Kamu yang selalu mengenakan sepatu keds berwarna ungu dan kaus kaki warna pink atau hitam yang tidak pernah kamu injak, dan kamu selalu memarahi aku ketika aku menginjak sepatu seperti yang biasa aku lakukan. :)
Tentang Kamu. Kamu yang selalu mengenakan legging hitam yang menjadi kesukaanmu dan yang selalu kamu keluhkan kepada aku, legging itu tidak mempunya kantong di sisinya dan aku ingat itu adalah legging yang sama yang kamu kenakan pada saat malam aku menyatakan perasaaan aku ke kamu.
Tentang Kamu. Kamu yang selalu mengenakan jam tangan warna abu-abu bercampur ungu yang selalu kamu kenakan di tangan kiri kamu. Dan kita pernah berdebat kecil di dalam bioskop soal dimana tangan mana selayaknya seorang perempuan memakai jam tangan.
Tentang Kamu. Kamu yang selalu mengenakan jaket adidas berwarna pink pada saat kamu berkendara di atas motor dan aku ingat yang selalu kamu keluhkan adalah jaket itu sulit untuk diresleting, sehingga sekali waktu, aku meminjamkan sweater kesukaanku kepada kamu agar kamu ga kedinginan saat di atas motor bersamaku.
Tentang Kamu. Kamu yang selalu mengenakan sweater abu-abu dan celana panjang merah saat kamu merasa dingin pada malam hari di dalam kostanmu. Dan aku ingat celana panjang merah itu pernah dieejek oleh seorang temanmu, sebagai celana capoera. :)
Tentang Kamu. Kamu yang terlihat sangat-sangat cantik saat kamu mengenakan baju bercorak - corak bunga yang kamu beli di salah satu pusat perbelanjaan di bandung dan kamu bilang itu adalah salah satu dari sekian banyak baju andalanmu.
Tentang kamu. Kamu yang selalu mengenakan tas hitam saat berpegian, dan kamu bilang itu adalah tas pemberian dari Mama kamu ketika kamu berulang tahun dulu.
Tentang Kamu. Kamu yang sangat menyukai rendang sebagai makanan kesukaanmu, hingga kamu sampai menaruh Daftar makanan padang di depan meja belajarmu, tetapi setiap kali aku bertanya "kamu udah makan ?" hal yang sering kamu jawab adalah "udah, tadi sama rendang"
Tentang Kamu. Kamu yang selalu menentangku saat aku melarangmu untuk berhenti memakan pisang ijo yang menjadi cemilan kesukaanmu, dan pada akhirnya pada saat malam hari kamu selalu menelfonku dan mengeluh kepadaku bahwa kamu tidak berhenti batuk-batuk. ( See ? aku hanya mengkhawatirkan kesehatanmu ! )
Tentang kamu. Kamu yang selalu menaruh kaos kakimu di atas bantalmu, dan kamu hanya tersenyum-senyum saat aku memarahimu untuk menaruh pada tempatnya.
Tentang kamu. Kamu yang sering lupa untuk menghisap inhaler sebagai obat asmamu, sehingga kamu seringkali dimarahi oleh Mamamu yang selalu menelfonmu untuk mengingatkannya.
Tentang kamu. Kamu yang tidak pernah lupa menyelipkan kata "gabut" disaat kamu menceritakan suatu hal yang lucu dan sekarang menjadi trademark kata-katamu saat liburan panjang.
Tentang Kamu. Kamu yang tidak pernah lupa untuk sholat yang menjadi kewajibanmu dan kamu tidak pernah sungkan untuk meluangkan waktumu untuk sholat sesibuk apa pun kamu.
Tentang kamu. Kamu yang sanga-sangat berbakat di bidang photography dan design grafis yang menjadi kesukaanmu. Aku tidak peduli dengan siapa karya-karya kamu dibandingkan, dengan Bang Carten yang selalu kamu banggakan, atau bahkan dengan seorang fotografer paling profesional sekali pun, karya kamulah yang terbaik di mataku.
Tentang Kamu. Kamu yang selalu bersinar ketika kamu bercerita kepada aku tentang kekonyolan yang dilakukan olehmu dan teman-temanmu, dan aku ingat kamu pernah bertanya, kenapa aku ga pernah bercerita soal teman-temanku kepadamu seperti yang selalu kamu lakukan. Kuaikui aku bukan teman yang baik. Aku tidak pandai memaknai setiap momen yang aku lewati bersama teman-temanku, dan aku cenderung sering melupakannya. Maka dari itu, aku lebih suka diam dan mendengarkan cerita-ceritamu dan ikut tertawa bersamamu. Dan jujur, aku sangat menikmatinya :)
Tentang kamu. Kamu yang tidak pernah berhenti untuk membanggakan betapa pintarnya adikmu yang terkecil, dan kamu juga tidak pernah lupa bercerita betapa hangatnya di dalam lingkup hubungan keluargamu.
Tentang kamu. Kamu yang diam-diam memiliki hati yang sangat besar. Kamu bisa melakukan apa saja untuk orang lain yang bahkan kamu sendiri tidak mendengar, saat mereka mengucapakan terima kasih kepadamu.
Aku ingat semua hal tentang kamu. Aku ingat semua kebiasaan-kebiasaan kecil yang sering kamu lakukan. Aku ingat semua hal mendetail tentang kamu, yang bahkan kamu sendiri mungkin tidak menyadarinya. Aku ingat setiap kata yang keluar dari mulut kamu. Aku bukan mempelajari kamu, tetapi memahami kamu. Tak peduli, seberapa hebat kamu meninggikan hubungan kamu yang terdahulu, dan bagaimana kamu bilang itu sangat membekas bagimu, tapi untuk urusan membahagiakanmu, aku sama dengan Chris John. sama - sama bermental, JUARA !
Bukan pada saat kamu mengenakan baju baru, bukan pada saat kamu berbedak lebih tebal dari yang biasanya, atau bukan pada saat kamu menyemprotkan minyak wangi lebih banyak ke tubuhmu, dan bukan aku tidak menghargai setiap usahamu untuk terlihat lebih cantik di mataku.
Tapi, pada saat pagi, saat kamu baru terbangun dari tidurmu, ketika aku mengetuk pintumu, saat aku membawakan sarapan untukmu, dan kemudian kamu membukanya. Itu adalah saat - saat kamu terlihat begitu cantik di mataku.
Bukan pada saat kita sedang dinner di restaurant yang menghadap kota Bandung pada waktu malam, bukan pada saat kita menonton midnight di bioskop, bukan saat kita melakukan hal-hal ini itu dan bukan aku tidak menghargai setiap momen yang aku lewati bersamamu.
Tapi, pada saat malam hari, di kostanmu, kita berdikusi tentang berbagai macam hal, lalu sesekali tertawa keras-keras bersama, dengan sebuah hamburger dan sekantung French Fries di depan kita. Itu adalah saat-saat paling romantis yang aku lewatin bersama kamu.
Piussssss.
Mati Lampu.
Dari ruang komputer, Gue balik ke kamar. Dalam kamar, gue mikir. Gue barusan ngapain ? ngapain gue nulis-nulis tentang orang lain kaya stalker begitu ? ngapain gue tadi malem sampe tidur jam 5, dan sekarang udah bangun sampe lupa sarapan, buat nulis kaya ginian ? Ngapain gue sekarang kok rasanya kaya takut kehilangan ?
15 menit kemudian , lampu nyala. Gue balik ke komputer dan baca tulisan gue. Dan, pada akhirnya gue sadar..
GUE LAGI JATUH CINTA.