Jumat, 17 Februari 2012

Andai Aku Tak Bertemu Pagi Lagi

Andai aku tak bertemu pagi lagi

Aku akan menghubungi ibuku, menceritakan semua rahasia kenakalanku dan mengucapkan terima kasih karena selalu terjaga di malam hari, menungguku hingga aku pulang ke rumah.

Andai aku tak bertemu pagi lagi

Aku akan menghubungi ayahku, membanggakan kan betapa hebatnya dia sebagai seorang ayah di mataku karena selama ini rela tertatih untuk membantuku meraih masa depanku, dan berusaha menutup kekecewaan di hatinya karena belum sempat membuat dia bangga hingga sekarang.

Andai aku tak bertemu pagi lagi.

Aku akan menemui kakakku, mengembalikan semua barang yang kupinjam darinya, memperbaiki DVD miliknya yang tidak sengaja kurusak, dan mengucapkan terima kasih karena tidak pernah berhenti menilaiku selalu benar.

Andai aku tak bertemu pagi lagi.

Aku akan menghubungi adikku, mengatakan betapa aku sangat menyayanginya, memperingatkannya akan dunia yang akan dia temui nanti, dan meminta maaf kepadanya karena tidak menggandenggnya dalam meraih mimpi - mimpinya.

Andai aku tak bertemu pagi lagi.

Aku akan menghubungi sahabatku, mengajaknya bercanda, mengulang cerita - cerita betapa hebatnya kita saat bersama – sama dulu dan menitipkan masa depanku kepadanya.

Andai aku tak bertemu pagi lagi.

Aku akan menemui gadisku, mengajaknya ke tempat yang selalu dia impikan, mengucapkan terima kasih karena selama ini sudah rela pura – pura buta akan semua kesalahanku dan memberitahu agar pagi nanti ia tidak perlu lagi menelfonku, seperti yang selalu ia lakukan.

Andai aku tak bertemu pagi lagi.

Aku akan merapikan kamarku lebih rapi dari biasanya, menyusun baju milikku, merapikan barang – barangku dan menaruhnya di samping ranjangku, agar pada saat aku terbaring nanti, aku dapat melihatnya berada sampingku.

Andai aku tak bertemu pagi lagi.

Aku akan memainkan gitarku sepuasnya, menyanyikan semua lagu – lagu milikku dan menaruhnya pada tempatnya, tidak seperti yang selalu aku lakukan.

Andai aku tak bertemu pagi lagi.

Aku akan menyetel radio milikku keras – keras, melompat – lompat menikmati lagu kesukaanku dimainkan dan berteriak menyanyi sesukaku.

Andai aku tak bertemu pagi lagi.

Aku akan melamun. Meresapi semua yang sudah terjadi selama ini dan mengutuk diriku karena pernah mengutuk hidupku.

Andai aku tak bertemu pagi lagi

Aku akan berdoa. Berdoa sangat lama. Menangis dan meminta kepada-Nya agar aku masih bisa bertemu pagi lagi.
                     

Jumat, 30 Desember 2011

Tentang Kamu

Tentang kamu. Kamu yang memanjangkan rambut keriting kamu hingga sebahu, dan kamu tidak pernah berhenti untuk mengeluh kepada aku bila kamu merasa rambut kamu bau rokok, dan aku seperti biasa akan selalu meyakinkan bahwa rambut kamu tetap wangi.

Tentang Kamu. Kamu yang selalu mengikat rambutmu dengan ikat rambut berwarna orange atau pink yang menjadi warna kesukaanmu, dan kamu bilang itu adalah ikat rambut kamu satu-satunya, karena kamu selalu menghilangkan ikat rambut kamu yang lainnya.

Tentang Kamu. Kamu yang selalu mengenakan sepatu keds berwarna ungu dan kaus kaki warna pink atau hitam yang tidak pernah kamu injak, dan kamu selalu memarahi aku ketika aku menginjak sepatu seperti yang biasa aku lakukan. :)

Tentang Kamu. Kamu yang selalu mengenakan legging hitam yang menjadi kesukaanmu dan yang selalu kamu keluhkan kepada aku, legging itu tidak mempunya kantong di sisinya dan aku ingat itu adalah legging yang sama yang kamu kenakan pada saat malam aku menyatakan perasaaan aku ke kamu.

Tentang Kamu. Kamu yang selalu mengenakan jam tangan warna abu-abu bercampur ungu yang selalu kamu kenakan di tangan kiri kamu. Dan kita pernah berdebat kecil di dalam bioskop soal dimana tangan mana selayaknya seorang perempuan memakai jam tangan.

Tentang Kamu. Kamu yang selalu mengenakan jaket adidas berwarna pink pada saat kamu berkendara di atas motor dan aku ingat yang selalu kamu keluhkan adalah jaket itu sulit untuk diresleting, sehingga sekali waktu, aku meminjamkan sweater kesukaanku kepada kamu agar kamu ga kedinginan saat di atas motor bersamaku.

Tentang Kamu. Kamu yang selalu mengenakan sweater abu-abu dan celana panjang merah saat kamu merasa dingin pada malam hari di dalam kostanmu. Dan aku ingat celana panjang merah itu pernah dieejek oleh seorang temanmu, sebagai celana capoera. :)

Tentang Kamu. Kamu yang terlihat sangat-sangat cantik saat kamu mengenakan baju bercorak - corak bunga yang kamu beli di salah satu pusat perbelanjaan di bandung dan kamu bilang itu adalah salah satu dari sekian banyak baju andalanmu.

Tentang kamu. Kamu yang selalu mengenakan tas hitam saat berpegian, dan kamu bilang itu adalah tas pemberian dari Mama kamu ketika kamu berulang tahun dulu.

Tentang Kamu. Kamu yang sangat menyukai rendang sebagai makanan kesukaanmu, hingga kamu sampai menaruh Daftar makanan padang di depan meja belajarmu, tetapi setiap kali aku bertanya "kamu udah makan ?" hal yang sering kamu jawab adalah "udah, tadi sama rendang"

 Tentang Kamu. Kamu yang selalu menentangku saat aku melarangmu untuk berhenti memakan pisang ijo yang menjadi cemilan kesukaanmu, dan pada akhirnya pada saat malam hari kamu selalu menelfonku dan mengeluh kepadaku bahwa kamu tidak berhenti batuk-batuk. ( See ? aku hanya mengkhawatirkan kesehatanmu ! )

Tentang kamu. Kamu yang selalu menaruh kaos kakimu di atas bantalmu, dan kamu hanya tersenyum-senyum saat aku memarahimu untuk menaruh pada tempatnya.

Tentang kamu. Kamu yang sering lupa untuk menghisap inhaler sebagai obat asmamu, sehingga kamu seringkali dimarahi oleh Mamamu yang selalu menelfonmu untuk mengingatkannya.

Tentang kamu. Kamu yang tidak pernah lupa menyelipkan kata "gabut" disaat kamu menceritakan suatu hal yang lucu dan sekarang menjadi trademark kata-katamu saat liburan panjang.

Tentang Kamu. Kamu yang tidak pernah lupa untuk sholat yang menjadi kewajibanmu dan kamu tidak pernah sungkan untuk meluangkan waktumu untuk sholat sesibuk apa pun kamu.

Tentang kamu. Kamu yang sanga-sangat berbakat di bidang photography dan design grafis yang menjadi kesukaanmu. Aku tidak peduli dengan siapa karya-karya kamu dibandingkan, dengan Bang Carten yang selalu kamu banggakan, atau bahkan dengan seorang fotografer paling profesional sekali pun, karya kamulah yang terbaik di mataku.

Tentang Kamu. Kamu yang selalu bersinar ketika kamu bercerita kepada aku tentang kekonyolan yang dilakukan olehmu dan teman-temanmu, dan aku ingat kamu pernah bertanya, kenapa aku ga pernah bercerita soal teman-temanku kepadamu seperti yang selalu kamu lakukan. Kuaikui aku bukan teman yang baik. Aku tidak pandai memaknai setiap momen yang aku lewati bersama teman-temanku, dan aku cenderung sering melupakannya. Maka dari itu, aku lebih suka diam dan mendengarkan cerita-ceritamu dan ikut tertawa bersamamu. Dan jujur, aku sangat menikmatinya :)

Tentang kamu. Kamu yang tidak pernah berhenti untuk membanggakan betapa pintarnya adikmu yang terkecil, dan kamu juga tidak pernah lupa bercerita betapa hangatnya di dalam lingkup hubungan keluargamu.

Tentang kamu. Kamu yang diam-diam memiliki hati yang sangat besar. Kamu bisa melakukan apa saja untuk orang lain yang bahkan kamu sendiri tidak mendengar, saat mereka mengucapakan terima kasih kepadamu.


Aku ingat semua hal tentang kamu. Aku ingat semua kebiasaan-kebiasaan kecil yang sering kamu lakukan. Aku ingat semua hal mendetail tentang kamu, yang bahkan kamu sendiri mungkin tidak menyadarinya. Aku ingat setiap kata yang keluar dari mulut kamu. Aku bukan mempelajari kamu, tetapi memahami kamu. Tak peduli, seberapa hebat kamu meninggikan hubungan kamu yang terdahulu, dan bagaimana kamu bilang itu sangat membekas bagimu, tapi untuk urusan membahagiakanmu, aku sama dengan Chris John. sama - sama bermental, JUARA !


Bukan pada saat kamu mengenakan baju baru, bukan pada saat kamu berbedak lebih tebal dari yang biasanya, atau bukan pada saat kamu menyemprotkan minyak wangi lebih banyak ke tubuhmu, dan bukan aku tidak menghargai setiap usahamu untuk terlihat lebih cantik di mataku. 


Tapi, pada saat pagi, saat kamu baru terbangun dari tidurmu, ketika aku mengetuk pintumu, saat aku membawakan sarapan untukmu, dan kemudian kamu membukanya. Itu adalah saat - saat kamu terlihat begitu cantik di mataku. Bukan pada saat kita sedang dinner di restaurant yang menghadap kota Bandung pada waktu malam, bukan pada saat kita menonton midnight di bioskop, bukan saat kita melakukan hal-hal ini itu dan bukan aku tidak menghargai setiap momen yang aku lewati bersamamu.


Tapi, pada saat malam hari, di kostanmu, kita berdikusi tentang berbagai macam hal, lalu sesekali tertawa keras-keras bersama, dengan sebuah hamburger dan sekantung French Fries di depan kita. Itu adalah saat-saat paling romantis yang aku lewatin bersama kamu.


Piussssss.


Mati Lampu. Dari ruang komputer, Gue balik ke kamar. Dalam kamar, gue mikir. Gue barusan ngapain ? ngapain gue nulis-nulis tentang orang lain kaya stalker begitu ? ngapain gue tadi malem sampe tidur jam 5, dan sekarang udah bangun sampe lupa sarapan, buat nulis kaya ginian ? Ngapain gue sekarang kok rasanya kaya takut kehilangan ? 15 menit kemudian , lampu nyala. Gue balik ke komputer dan baca tulisan gue. Dan, pada akhirnya gue sadar..
GUE LAGI JATUH CINTA.

Selasa, 27 Desember 2011

I LIKE

- kemeja
- t-shirt
- sepatu kets
- midnite drive
- midnite calls
- dibangunin ( dari orang yang tepat )
- movies
- internet
- berbicara dengan orang aneh
- anak kecil
- pergi ke tempat baru
- pulang ke rumah larut malam
- surabi dan coklat hangat
- nenek
- mendengarkan cerita
- ke gedung tinggi
- di bangku taman
- dirindukan
- menulis lagu
- sendiri
- pesta
- susu
- komedi
- bau rumah sakit
- indomie rebus
- games
- ditelfon tanpa sebab
- kamu

Senin, 26 Desember 2011

Perang Salib, yang salah siapa ?

Surat dari Nabi Muhammad SAW kepada Biarawan St. Catherine’s Monastery

Pada tahun 628 Nabi Muhammad SAW mengeluarkan Piagam Anugerah kepada biarawan St. Catherine Monastery di Mt. Sinai. Berisi beberapa klausul yang melingkupi aspek-aspek hak asasi manusia termasuk perlindungan bagi umat Kristen, kebebasan beribadah dan bergerak, kebebasan untuk menunjuk hakim-hakim dan menjaga property mereka, pembebasan dari wajib militer, dan hak untuk dilindungi dalam perang.

Ini adalah pesan dari Muhammad ibn Abdullah, sebagai perjanjian bagi siapapun yang menganut Kekristenan, jauh dan dekat, bahwa kami mendukung mereka.

Sesungguhnya saya, para pelayan, para penolong, dan para pengikut saya membela mereka, karena orang-orang Kristen adalah penduduk saya; dan karena Allah! Saya bertahan melawan apapun yang tidak menyenangkan mereka.

Tidak ada paksaan yang dapat dikenakan pada mereka.

Sekalipun oleh para hakim-hakim mereka, maka akan dikeluarkan dari pekerjaan mereka maupun dari para biarawan-biarawan mereka, maka akan dikeluarkan dari biara mereka.

Tidak ada yang boleh menghancurkan rumah ibadah mereka, atau merusaknya, atau membawa apapun daripadanya ke rumah-rumah umat Islam.

Jika ada yang mengambil hal-hal tersebut,maka ia akan merusak perjanjian Allah dan tidak menaati Rasul-Nya. Sesungguhnya, mereka adalah sekutu saya dan mendapatkan piagam keamanan melawan apapun yang mereka benci.

Tidak ada yang dapat memaksa mereka untuk bepergian atau mengharuskan mereka untuk berperang.

Umat Islam wajib bertempur untuk mereka.

Jika ada perempuan Kristen menikahi pria Muslim, hal ini tidak dapat dilakukan tanpa persetujuan perempuan itu. Dia tidak dapat dilarang untuk mengunjungi gerejanya untuk berdoa.

Gereja-gereja mereka harus dihormati. Mereka tidak boleh dilarang memperbaikinya dan menjaga perjanjian-perjanjian sakral mereka.

Tidak ada dari antara bangsa (Muslim) yang boleh tidak mematuhi perjanjian ini hingga Hari Akhir (akhir dunia).

Pada tahun 1517, piagam asli diambil oleh Sultan Selim I dari Turki dan saat ini berada di Musium Topkapi di Istanbul, akan tetapi Sultan memberikan salinan atas piagam tersebut kepada para biarawan, dan melegalisir isi piagam tersebut.

Dari koleksi besar gulungan kuno dan modern yang diawetkan di perpustakaan biara, jelas bahwa Perjanjian Nabi, apakah asli maupun salinan, memberikan hak dan perlindungan bagi umat Kristen.

Video piagam tersebut dapat dilihat disini:
PROPHET MUHAMMED’s Letter to the Monks of St. Catherine Monastery from Haqqani OSMANLI on Vimeo.

Sumber:
1
2
3

- Esther Wijayanti -


Secara pribadi, gue hampir ga percaya bahwa ga ada yang ngedasarin adanya perang karena alasan agama. Perang Salib, contohnya. Gue sering banget ngeliat artikel perdebatan ngotot-ngototan orang Islam dan Nasrani, ngedebatin soal siapa yang memulai, siapa yang benar dan siapa yang salah. Perdebatan ini ga akan pernah selesai sampe sekarang, karena masing-masing orangnya merasa jalan mereka yang paling bener. Dan gue juga ga mau munafik, gue sedikit kecewa sebagai orang Nasrani, ngeliat agama gue disudutkan oleh orang-orang yang berseberangan dengan gue.

Tapi faktanya konkritnya, perang salib terjadi karena tentara Kristen ditugaskan untuk untuk membebaskan daerah-daerah yang dulunya kristen, tetapi kemudian di-invasi oleh tentara muslim. itu adalah penyebab perang salib I. Jadi, ga ada hubungannya sama sekali sama pertikaian antara Islam dan Kristen. Ini semua hanya tentang perebutan politik dan kekuasaan yang terjadi pada masa itu. Memang kebenaran sejarah yang sejati dan OBJEKTIF, memang susah diterima oleh segelintir orang yang kurang berpikiran terbuka dan mengerti sejarah.

Namun pada perkembangannya, kita memang engga bisa menghindari timbulnya oknum-oknum dari kedua belah pihak yang melakukan kesalahan dan menganggap perang salib ini tak lebih daripada suatu perang agama. Tapi, Kita tidak boleh mempersalahkan AGAMAnya.

Jika ada umat katholik mencopet, bukan berarti Gereja Katholik mengajarkan demikian, dan bukan berarti Gereja Katholik adalah Rajanya Copet.
Begitu pun sebaliknya, jika ada umat muslim yang menjambret, bukan berarti Islam mengajarkannya demikian, dan juga bukan berarti Islam adalah Rajanya jambret.
Kita ga boleh meng-generalisasi seperti itu.

Sikap meng-generalisasi dan prasangka buruk inilah yang harus kita kikis dari dalam diri kita. masa lalu adalah bagian penting dalam sejarah agama-agama di dunia, yang seharusnya dijadikan pelajaran bagi semua orang untuk menciptakan dunia yang lebih baik dan bukannya memperkeruh suasana dengan membawa euforia perang salib ke masa sekarang. Perbebatan panjang tentang menentukan siapa yang benar yang salah hanya akan memperkeruh suasana, karena memang masing-masing pihak pasti merasa paling benar.

Agama Islam dan Katholik adalah sama-sama agama yang mengusung perdamaian, dan bukannya pertikaian. Agama Islam dan Katholik adalah agama terbesar di dunia. Dan kenyataan sejarah mengatakan, bahwa kita pernah bersahabat dan itu pernah benar-benar terjadi di masanya masing-masing. Mari berangkulan, saudara-saudara Islam. Kita emang ga seiman, tapi kita semua sama di mata Tuhan.

Minggu, 25 Desember 2011

Stay look fresh, Stay fresh, RKG !

Hidup gue sekarang jauh lebih teratur.

Belakangan kemarin, gue udah memutuskan diri buat engga lagi ngerokok. Kalo dulu, setiap kali ngamper di jalan bawaanya pengen aja isep rokok, sekarang gue lebih milih ngisep permen atau balik ke jaman gue SD, makan kue lidi. Gue juga udah berhenti minum dan beralih ke minuman bayi seperti susu (walau kalau setiap kali gue bikin susu rasanya cenderung kaya muntah bayi). Dulu gue menanamkan di pikiran gue bahwa "Alhokol itu memang tidak menjawab masalah, tapi melupakan masalah". Tapi sekarang, gue ganti dengan "Susu mengatasi masalah tanpa masalah". Ajib kan?

Gue juga udah hampir ga pernah begadang. Waktu gue masih di kontrakan, gue suka banget tidur pas orang berangkat ngantor dan bangun pas orang-orang pulang kantor. Gue tau, gue emang berbakat banget jadi pengangguran. Tapi itu dulu, men. Sekarang gue selalu tidur di bawah jam 12 malem dan bangun jam 6 atau jam 7 pagi. Karena terbiasa untuk mengingatkan seseorang untuk sarapan, sekarang gue juga jadi ga pernah lupa untuk sarapan. Gue berasa aneh aja kalo ngingetin orang buat ga lupa makan, tapi gue sendiri belum makan.

Dari semua perubahan hebat tadi,
Perubahan yang paling hebat dan paling susah adalah GUE BERUSAHA UNTUK TIDAK TELEDOR.

Dulu, gue bisa dibilang sebagai target yang paling empuk buat kemalingan. Gue suka banget ninggalin barang dimana aja dan berkali-kali gue nimbulin rasa bersalah tetep aja ga terasa apa-apa tiap kali gue kehilangan barang. FYI, dalam setahun gue di Bandung, gue udah 4 kali kehilangan Kartu Tanda Mahasiwa, 2 kali keilangan kunci motor, Sekali kehilangan STNK dan berkali-kali keluar duit 10 ribu karena kehilangan karcis parkir di Mall. Belum lagi, kehilangan-kehilangan barang kecil lainnya. Untuk orang yang bikin dafar kesalahan diri, gue adalah orang yang sangat produktif.

Tapi, sekarang gue terbiasa buat nge-check apa aja yang gue bawa. Gue sekarang terbiasa nengok ke belakang setiap kali ninggalin suatu tempat, buat mastiin ga ada barang lagi yang ketinggalan.

Walaupun, sekarang masih dalam tahap belajar, gue setidaknya berusaha buat jadi lebih baik lagi.

Kalo dulu, gue terbiasa nempuh risiko hidup ga sehat dengan ngerokok, minum, begadang dan lainnya, lantas kenapa sekarang gue ga berusaha buat nempuh risiko hidup bahagia?

Gue juga ga akan bisa berusaha berubah tanpa orang lain. Gue butuh support orang lain.Orang lain yang ga pernah berhenti gue ucapin terima kasih, karena selama ini udah pura-pura buta melihat setiap kesalahan gue. Orang lain yang ga pernah berhenti nelfon gue buat sekedar mastiin kalo gue baik-baik aja. Orang lain yang masih bisa memuji gue di waktu kondisi penampilan gue paling turn off sekali pun. Orang lain yang masih bisa ngehargai setiap chapter kehidupan yang dia lewatin bareng gue, bahkan untuk chapter yang buruk sekali pun. Orang lain yang bukan mempelajari gue, tapi memahami gue. Orang lain yang masih mau ngelewatin semuanya dan selama mungkin bareng gue, walaupun di depan kita, dia sendiri tau, cuman ada harapan kecil di dalamnya. Orang lain yang mau bercerita tentang masa depan dia dan engga pernah lupa nyebutin nama gue di dalamnya.

Seengganya, sekarang beban nyokap gue udah berasa sedikit berkurang, karena sekarang, udah ada yang bantuin dia. Hehe.

Hey you ! Stay look fresh, stay fresh, RKG ! :)

Kamis, 15 Desember 2011

Dear Reiyan

Int : G – C – Em – D – C

G
Reiyan , kau terindah dalam satu jiwa
C
Hanya, ku tak tahu cara ungkapkannya
Em D
Ingin ku menahanmu pergi, tuk tunjukan ,
C
Kau satu yang berarti

G
Reiyan, kau bagai lintang di gelap malam
C
Menerangi, di hati setiap insan
Em D
Ingin ku berharap kau tahu, kau jawaban
C
Semua mimpi – mimpi

Reff :

G
Kini dengarkan lah, apa yang ku pinta
Em
Hanya sejenak aku ingin bersama
C
Melewati semua aral rintang yang ada
D
Yakinkan kau bisa
G
Semangati aku, peluklah tubuhku
Em
Maknailah hariku dengan senyummu
C
Kan kujaga selalu, indah nama dirimu
D
Di dalam hatiku

G – C – Em – D – C

Chorus :

Em
Dan ku harap engkau mengerti
D
Perbedaan yang hadir disini
Em
Tak’kan mampu kuhadapi sendiri
D C D Em
Kar’na kau indah dan tak’kan terganti


Dikaryakan oleh

Devinisa Suhartono
Reiyan Khairina Ghaisani

Rabu, 02 November 2011

Media Parahyangan , 1 November 2011

Himpunan Mahasiswa Program Studi Administrasi Publik Adakan Sidang Temu Akrab Bagi Mahasiswa Baru

STOPPRESS, Unpar – Selasa, (1/11) Program Studi Ilmu Administrasi Publik kembali mengadakan STEAK – Sidang Temu Akrab, yang berlangsung pada hari Sabtu (29/10) dan Minggu (30/10). STEAK merupakan kegiatan yang diselenggarakan untuk menyambut mahasiswa baru. Untuk tahun ini, STEAK mengangkat tema dari UU No. 39 tentang perlindungan TKI.

Bertempat di aula Gedung Hukum, suasana nampak formal layaknya sidang paripurna. Sidang dibagi menjadi 2 kubu, fraksi yang pro dan fraksi yang kontra. “Mereka aktif, banyak terjadi perdebatan antara kubu pro dan kontra,” ungkap Devinisa Suhartono, mentor dari fraksi 6.



Setelah melalui proses selama 3 sesi dan diakhiri voting, diputuskan bahwa fraksi dari kubu pro yang mendukung adanya UU 39 tentang perlindungan TKI dinyatakan menang.



Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan malam akrab yang diadakan di villa Lemon, Lembang hingga hari Minggu 30 Oktober. Mulai dari bertemu dengan para alumni, hingga pertunjukan spesial berupa talent show dari para mahasiswa baru. “Sidangnya seru, tempat untuk makrabnya juga bagus” ucap Ficky, salah satu mahasiswa baru.



“Mereka semangat dan antusias mengikuti rangkaian kegiatan STEAK ini” ucap Thony Adrian Pelupessy, selaku ketua pelaksana STEAK 2011. Thony berpendapat bahwa banyak individu yang berpotensi pada angkatan 2011. Thony juga berharap dengan adanya rangkaian kegiatan STEAK ini dapat memunculkan potensi-potensi yang ada pada mereka.



(Laurel Laras / Yusti Hasniyah)